Jumat, 19 Mei 2017

Mobil Hybrid Lebih Cocok Untuk Masyarakat Indonesia

Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto menjelaskan, menerapkan mobil yang ramah lingkungan bermesin hybrid di tanah air lebih mudah dibandingkan dengan gas atau  mesin listrik. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan tidak memerlukan infrastuktur khusus untuk mengisi bahan bakar. Menurutnya, mobil hybrid lebih cocok untuk masyarakat Indonesia.

"Soal infrastrukur, hybrid lebih gampang karena tak perlu infrastruktur khusus. Kalau gas serta listrik membutuhkan infrastruktur khusus. Jadi kalau bicara kesiapan, ya hybrid lebih siap," jelas Henry.

Masyarakat di tanah air saat ini cukup tertarik dengan teknologi hybrid meskipun jumlahnya tidak banyak. Pada waktu ini Toyota sudah menjual sebanyak 1.500 kendaraan hybrid sejak tahun 2009 dimana kendaraan yang paling laris ialah Toyota Camry Hybrid dengan penjualan mencapai 80 sampai 85 persen dari total penjualan mobil hybrid Toyota.

Kendati lebih mudah menerapkan teknologi hybrid di tanah air, Henry memastikan bahwa Toyota di tanah air akan selalu menyambut positif kebijakan dari pemerintah, termasuk percepatan penerapan kendaraan yang berbahan bakar gas untuk transportasi darat.